← Kembali ke Info CORZ
Berita CORZ

Kecelakaan Nelayan di Perairan Pulukan: Arus Laut dan Pergerakan Benda Terapung

Sebuah batang kayu terapung di laut mungkin terlihat sebagai benda sederhana. Namun bagi perahu kecil, keberadaannya dapat menjadi bahaya serius. Setelah sebuah kecelakaan terjadi, arus dan gelombang kemudian menjadi faktor penting karena dapat membawa korban, serpihan kapal mau…

Sebuah batang kayu terapung di laut mungkin terlihat sebagai benda sederhana. Namun bagi perahu kecil, keberadaannya dapat menjadi bahaya serius. Setelah sebuah kecelakaan terjadi, arus dan gelombang kemudian menjadi faktor penting karena dapat membawa korban, serpihan kapal maupun benda terapung menjauh dari lokasi kejadian.

Liputan6 memberitakan kecelakaan pada 10 September 2026 di Perairan Pulukan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali. Sampan fiber yang membawa tiga nelayan pecah setelah menghantam batang kayu terapung. Dua nelayan berhasil diselamatkan, sementara seorang nelayan dilaporkan hilang setelah tersapu arus. Tim SAR kemudian melakukan penyisiran dari titik terakhir korban terlihat dan memperluas pencarian ke arah Perairan Pengambengan.

Baca berita Liputan6: Sampan Nelayan Pecah Dihantam Kayu di Perairan Pulukan, Satu Hilang

Bagaimana CORZ dapat berkontribusi?

Peristiwa ini menunjukkan dua persoalan kelautan yang dapat dianalisis secara ilmiah: pergerakan korban atau objek setelah kecelakaan dan pergerakan material terapung seperti batang kayu atau sampah laut.

Dengan menggunakan model arus, angin dan gelombang yang dikombinasikan dengan particle tracking, CORZ Indonesia dapat mensimulasikan kemungkinan lintasan benda terapung berdasarkan lokasi dan waktu awal tertentu. Simulasi dapat dijalankan berulang dengan variasi posisi maupun parameter untuk memperoleh zona yang lebih mungkin dilalui objek.

Pendekatan serupa dapat digunakan tidak hanya untuk kebutuhan pendukung SAR, tetapi juga untuk mempelajari transport sampah laut, kayu terapung, pelampung, material pencemar dan benda lain yang bergerak mengikuti dinamika perairan.

Untuk operasi pencarian manusia, seluruh keputusan tetap berada pada lembaga SAR yang berwenang. Peran pemodelan adalah memberikan tambahan informasi ilmiah mengenai kemungkinan pola pergerakan di laut.

Kemampuan pemodelan hidrodinamika dan particle tracking CORZ Indonesia dapat menjadi salah satu perangkat analisis untuk memahami ke mana arus laut membawa suatu objek dan bagaimana area pencarian atau pemantauan dapat dievaluasi secara lebih terarah.

VIDEO

Tonton dari CORZ

Nilai bagi Pengambil Keputusan

Punya kebutuhan proyek pesisir atau laut?

Sampaikan lokasi, tujuan, tantangan utama, ketersediaan data, dan keluaran yang diharapkan. Tim CORZ akan membantu menyusun pendekatan teknis yang proporsional.

Kirim Ringkasan Proyek