
Lokasi
Pilihlah salah satu lokasi pada peta untuk mengetahui studi dan kajian yang telah dilakukan dengan memanfaatkan teknologi pemodelan dengan cara mengklik pada peta titik yang berwarna kuning.
- Berbasis bukti
- Asumsi dapat ditelusuri
- Keluaran siap keputusan
- Metode proporsional terhadap risiko



Kejelasan sebelum keputusan dibuat
Lokasi
Kejelasan sebelum keputusan dibuat
Pilihlah salah satu lokasi pada peta untuk mengetahui studi dan kajian yang telah dilakukan dengan memanfaatkan teknologi pemodelan dengan cara mengklik pada peta titik yang berwarna kuning.
Tingkat aktivitas di perairan Teluk Balikpapan sangat tinggi. Baik di darat sepanjang pesisir pantai dan di sepanjang sungai-sungai yang bermuara maupun di laut.

Keputusan yang Didukung
Menentukan pendekatan, prioritas, dan tindakan yang berkaitan dengan lokasi berdasarkan bukti yang dapat ditelusuri.

Risiko yang Dikendalikan
Pemilihan referensi yang tidak sebanding dan penggunaan hasil di luar konteksnya.

Kriteria Keberhasilan
Kajian mudah ditelusuri, dibandingkan, dan digunakan sebagai referensi awal.
Apa yang dianalisis dan mengapa penting

Kriteria pencarian dan konteks lokasi
Aspek ini diperiksa untuk memperjelas implikasinya terhadap lokasi.

Kesesuaian aplikasi atau modul model
Aspek ini diperiksa untuk memperjelas implikasinya terhadap lokasi.

Data, skala, dan periode kajian
Aspek ini diperiksa untuk memperjelas implikasinya terhadap lokasi.

Metode, asumsi, dan batasan
Aspek ini diperiksa untuk memperjelas implikasinya terhadap lokasi.

Keluaran dan temuan yang relevan
Aspek ini diperiksa untuk memperjelas implikasinya terhadap lokasi.

Potensi adaptasi untuk kebutuhan baru
Aspek ini diperiksa untuk memperjelas implikasinya terhadap lokasi.
Dasar analisis yang dapat ditelusuri

Data observasi
Survei lapangan, pengukuran in situ, laboratorium, data historis, dan dokumentasi operasional sesuai kebutuhan.

Penginderaan jauh & SIG
Citra satelit, pemetaan, analisis spasial, perubahan waktu, dan integrasi berbagai sumber data.

Pemodelan & skenario
Konfigurasi model, kalibrasi, validasi, skenario eksisting–rencana–ekstrem, serta analisis sensitivitas.

Jaminan mutu
Metadata, kontrol kualitas, asumsi, batasan, versi data, dan jejak pengolahan didokumentasikan.
Informasi yang siap digunakan

Kajian awal & kesenjangan data
Tujuan, area studi, data tersedia, kebutuhan tambahan, risiko awal, dan tingkat ketelitian yang disarankan.

Dataset, peta & indikator
Data terkontrol, peta tematik, deret waktu, indikator, dan visualisasi yang mudah dibandingkan.

Skenario & evaluasi risiko
Perbandingan kondisi eksisting, alternatif, kejadian ekstrem, sensitivitas, konsekuensi, dan pilihan mitigasi.

Laporan & ringkasan eksekutif
Metode, hasil, batasan, rekomendasi, prioritas tindakan, dan bahan presentasi bagi pemangku kepentingan.
Manfaat bagi pengambil keputusan dan kebijakan

Mengurangi ketidakpastian
Asumsi, data, variasi kondisi, dan keterbatasan dijelaskan agar risiko keputusan tidak tersembunyi.

Membandingkan pilihan secara objektif
Alternatif lokasi, desain, operasi, atau kebijakan dinilai dengan indikator yang konsisten.

Mengoptimalkan biaya dan waktu
Kebutuhan data dan tingkat analisis disesuaikan dengan risiko sehingga sumber daya digunakan secara proporsional.

Meningkatkan keyakinan pemangku kepentingan
Temuan dan rekomendasi disajikan transparan untuk telaah teknis, manajemen, regulator, dan mitra.
Proses jelas dari kebutuhan hingga rekomendasi
- 01

Definisi kebutuhan
Tujuan, pengguna, lokasi, fase kegiatan, masalah, batasan, dan keputusan yang perlu didukung.
- 02

Ruang lingkup & rencana kerja
Metode, data, survei, model, jadwal, tim, keluaran, titik telaah, dan estimasi sumber daya.
- 03

Akuisisi & kendali mutu
Pengumpulan, pemeriksaan, harmonisasi, dokumentasi, dan penilaian kecukupan data.
- 04

Analisis & pengujian skenario
Pengolahan, pemodelan, validasi, perbandingan alternatif, sensitivitas, dan evaluasi risiko.
- 05

Rekomendasi & serah terima
Peta, laporan, ringkasan eksekutif, presentasi, data pendukung, dan rencana tindak lanjut.
Landasan teknis dan konteks lengkapBuka bagian ini untuk membaca narasi teknis sumber secara lengkap.
Pilihlah salah satu lokasi pada peta untuk mengetahui studi dan kajian yang telah dilakukan dengan memanfaatkan teknologi pemodelan dengan cara mengklik pada peta titik yang berwarna kuning.
Tingkat aktivitas di perairan Teluk Balikpapan sangat tinggi. Baik di darat sepanjang pesisir pantai dan di sepanjang sungai-sungai yang bermuara maupun di laut. Baik sebagai sarana transportasi, penangkapan ikan ataupun kegiatan lepas pantai lainnya. Tingginya aktivitas tersebut menyebabkan beban tekanan terhadap ekosistem perairan menjadi tinggi. Ekosistem yang dimaksud adalah kondisi lingkungan dengan segala jenis habitat yang hidup di dalamnya. Habitat tersebut meliputi mangrove (bakau), terumbu karang, padang lamun dan lain-lain. Ekosistem perairan Teluk Balikpapan terdiri ekosistem bakau, terumbu karang dan lain-lain, yang masing-masing memiliki ciri khas ekologi tersendiri dan sistem kerja yang berbeda satu sama lain.
Setiap ekosistem memiliki tingkat sensitifitas yang berbeda-beda terhadap perubahan kondisi lingkungan perairan. Perubahan dapat berupa adanya material/bahan polutan (pencemar), bahan-bahan sedimentasi dan tumpahan minyak yang masuk ke perairan di dalam ekosistem tersebut. Sebagai contoh masuknya bahan sedimentasi ke ekosistem bakau tidak terlalu signifikan pengaruhnya dibandingkan masuknya bahan minyak dari tumpahan minyak ke ekosistem tersebut. Hal ini disebabkan bakau hidup dilingkungan pantai yang berlumpur sehingga dengan masuknya bahan sedimentasi tidak terlalu besar pengaruhnya terhadap kelangsungan dan kestabilan pertumbuhan bakau itu sendiri, tetapi disisi lain perlu diperhatikan pula bahwa di dalam ekosistem bakau itu sendiri terdapat sub ekosistem yang mungkin besar pengaruhnya jika ada bahan sedimentasi yang masuk kedalamnya. Sub ekosistem tersebut misalnya pada habitat ikan-ikan kecil, dimana ekosistem bakau dijadikan tempat untuk daerah pembesaran ikan (Nursery Ground).
Teknologi pemodelan diterapkan untuk mengkaji kemungkinan-kemungkinan dampak dan beban lingkungan yang disebabkan oleh banyaknya aktivitas-aktivitas yang ada. Kemungkinan terjadinya tumpahan minyak dari berbagai sumber, masukan sedimen dari sungai dan penyebaran limbah terlarut yang masuk ke perairan Teluk Balikpapan telah dimodelkan. Pemodelan dilakukan pada dua musim yang berbeda yaitu musim barat dan musim timur untuk mengetahui bagaimana pola distribusinya pada kedua musim tersebut. Hasil pemodelan memperlihatkan area yang dominan terkena dampak dari pola penyebaran tumpahan minyak, sedimentasi dan limbah terlarut.
Sampaikan kebutuhan, lokasi, data, dan keputusan yang perlu didukung.
Tim CORZ akan menelaah tujuan, ruang lingkup, ketersediaan data, tingkat risiko, jadwal, dan keluaran yang dibutuhkan untuk menyiapkan pendekatan yang proporsional.
- Lokasi dan fase kegiatan
- Tujuan atau keputusan yang akan didukung
- Masalah dan risiko utama
- Data yang telah tersedia
- Keluaran dan jadwal yang diharapkan